navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

5 Tips Mengatasi Pasangan Yang Sering Berbohong, Agar Tidak mengulanginya Lagi


 5 Tips Mengatasi Pasangan Yang Sering Berbohong, Agar Tidak mengulanginya Lagi


Dalam suatu hubungan, berbohong adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan.


Namun karakter setiap orang berbeda-beda, jika pasangan Anda adalah orang yang suka berbohong maka Anda harus bisa menanganinya.


Kebohongan dapat dideteksi dari bahasa tubuh tertentu, terlihat dari nada bicaranya, pilihan kata dan bahasa yang digunakannya.


Tapi kebohongan bisa ditangani dengan cara ini:


1. Tetap Tenang, Coba Temukan Alasan Kenapa Dia Berbohong


Jangan panik saat mengetahui pasangan Anda berbohong, lebih baik tetap tenang dan cari alasan kenapa dia bisa berbohong.


Dengan mengetahui asalnya, Anda bisa dengan mudah menghadapi kebohongannya.


2. Menangani Keterbukaan dan Kejujuran


Saat Anda mengetahui pasangan Anda berbohong, jangan langsung menyuruhnya berhenti berbohong.


Karena Anda tidak bisa mengendalikan seseorang untuk berbohong.


Jadi daripada menuduhnya, lebih baik Anda jujur ​​bahwa Anda mengkhawatirkan kebohongan yang dia lakukan.


Katakan kepada pasangan Anda bahwa Anda ingin hubungannya terbuka dan jujur ​​sehingga Anda tidak menyudutkannya untuk berbohong.


3. Jelaskan bahwa Anda tidak suka kebohongan


Setelah Anda memberinya kesempatan untuk jujur, beri dia waktu untuk merenungkan tindakannya.


Kemudian Anda dengan jelas menjelaskan bahwa Anda merasa tidak nyaman, tidak senang dengan tingkah lakunya yang berbohong.


4. Jangan Salahkan Diri Sendiri


Saat pasangan Anda berbohong, hindari menyalahkan diri sendiri.


Jangan berasumsi bahwa pasangan Anda tidak sepenuhnya nyaman karena dia berbohong, jadi berhentilah memiliki asumsi seperti itu.


5. Pertimbangkan Pengaruh Pada Hubungan


Kebohongan yang akan mempengaruhi hubungan, jika pasangan Anda terus menerus mengomel dan Anda telah memukulnya, maka Anda bisa mempertimbangkan kembali segalanya.


Apakah lebih baik bertahan atau melepaskan.

Related Posts