navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

Bolehkah Istri Marah Pada Suami, Inilah Hukumnya Menurut Islam


 Bolehkah Istri Marah Pada Suami, Inilah Hukumnya Menurut Islam


Berikut ini hukum bila seorang istri marah pada suami menurut Islam

Bagikan


Moms, marah merupakan hal manusiawi yang bisa dirasakan oleh siapa saja, terutama bagi orang dewasa. Sering kali marah juga bisa menyebabkan konflik dalam rumah tangga.


Misalnya ketika seorang istri marah pada suaminya. Lantas bagaimana ya, hukumnya bila seorang istri marah pada suami dalam Islam?


Marah terhadap suami merupakan perilaku yang dapat mendatangkan murka Allah SWT. Membentak atau memarahi suami termasuk ke dalam jenis dosa besar dalam Islam sebab suami adalah orang yang harus dipatuhi dan dihormati.


Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW juga mengatakan jika sangat tinggi kedudukan suami untuk istrinya.


“Seandainya saya bisa memerintahkan seorang untuk sujud pada orang lain, pasti saya perintahkan seorang istri utk sujud pada suaminya.” (HR Abu Daud, Al-Hakim, Tirmidzi)


“Dan sebaik-baik istri yaitu yang taat pada suaminya, bijaksana, berketurunan, sedikit bicara, tak sukai membicarakan suatu hal yg tidak berguna, tak cerewet serta tak sukai bersuara hingar-bingar dan setia pada suaminya.” (HR. An Nasa’i)


Sebagai manusia biasa, suami pun bisa berbuat salah, dan memang seorang istri seharusnya dapat menasihati dan mengingatkan suami dengan cara yang bai, komunikasi yang baik, bertutur kata lembut, dan mengusahakan untuk tidak menyinggung perasaan suami.


Hadits Perihal Istri Marah pada Suami

Istri Marah pada Suami, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam


Selain hadits di atas, Rasulullah SAW juga mengatakan dalam hadits lain perihal istri marah pada suami. Apabila suami dibentak, dimarahi, atau didzolimi, bidadari-bidadari surga akan sangat murka pada istri yang memarahi suaminya tersebut.


Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia, tetapi istrinya dari kelompok bidadari bakal berkata, “Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu; nyaris saja ia bakal meninggalkanmu menuju pada kami” (HR. At-Tirmidzi)


Dalam hadits yang sudah dijabarkan di atas, jelas istri tidak boleh marah pada suami sampai membentak. Apabila Moms merasakan kemarahan yang tidak bisa ditahan, alangkah lebih baik menenangkan diri dulu dengan mengucapkan istigfar dan memohon ampun pada Allah SWT. Setidaknya dengan beristigfar, hati akan menjadi lebih tenang.


Bila Moms sudah merasa tenang, segeralah ajak suami berbicara untuk mencari jalan keluar dan lakukan komunikasi dengan baik, sambil memberi nasihat terbaik untuk kesalahan yang sudah dilakukan suami.


Semoga, Moms dapat menghadapi setiap amarah dengan baik, agar Allah SWT selalu menjaga rumah tangga Moms dan Dads.

Related Posts