navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

Bocah 14 Tahun Di Aceh Nikahkan Kakaknya Karena Saudara Almarhum Ayahnya Tidak Ada Yang Mau Jadi Wali


 Bocah 14 Tahun Di Aceh Nikahkan Kakaknya Karena Saudara Almarhum Ayahnya Tidak Ada Yang Mau Jadi Wali


Kisah pilu seorang anak yatim (Rahmad Fajri, 14) yang baru saja menyelesaikan sekolah dasar dan sedang melanjutkan pendidikan di Pesantren Al-Anshar di, Alue Batak, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya.


Senin, 7 Desember 2020 bertempatnya di KUA Baiturrahman Banda Aceh, Murfita Syakban warga Setui Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh dan Ahmad Subani warga Lamreng Lampenerut, Aceh Besar melaksanakan akad nikah, adalah Rahmat Fajri menjadi wali nikah kakak kandungnya menggantikan almarhum ayahnya.


Semua orang terharu dan menangis pilu menyaksikan kejadian yang luar biasa ini yang belum pernah terjadi sebelumnya khusus di Aceh. 


Bocah yang berpendidikan di Dayah ini mampu menjadi wali dan menikahkan kakak kandungnya, sementara saudara-saudara laki dari alm. Ayahnya (paman) ada tapi tidak bersedia dan tidak menganggap lagi mereka berdua karena faktor kemiskinan.


Seharusnya walinya yang berhak dan pantas menikahkan keponakan mereka, namun  tidak ada yang mau hadir dikarenakan mereka memang miskin dan yatim.


Dan itu acara hasil sumbangan saudara ibu mereka juga tetangganya yang baik dengan Mereka, khusus Bapak Kadir yang menjabat kepala lorong di desa mereka. Ia banyak membantu menyukseskan acara pernikahan kakak kandung Rahmad Fajri .


"Hal ini terjadi karena nasib mereka  Rahmad Fajri dan kakak kandungnya Murfita Syakban sudah tiada Ayahnya (Almarhum) mereka tidak punya rumah dan mereka menumpang rumah saudaranya di gampong setui kec. Baiturahman Banda Aceh," kata Kadir. 


Sementara itu Kepala KUA setempat sangat terharu dengan peristiwa itu dan ia berpesan kepada Rahmad Fajri saat istirahat di ruangannya agar kelak nanti harus jadi KUA seperti dirinya.

Related Posts