navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

5 Sikap Istri Ini Jadi Penyebab Hancurnya Pernikahan


 5 Sikap Istri Ini Jadi Penyebab Hancurnya Pernikahan


Setiap pasangan tentu mendambakan pernikahan yang langgeng. Namun, belakangan justru marak sekali rumah tangga yang diguncang prahara oleh hadirnya pihak ketiga. 


Rupanya hal ini bisa disebabkan karena sikap buruk istri yang membuat suami tak betah. Memang benar, tidak semua sikap perempuan itu sempurna. Ada kalanya, mereka melakukan perilaku kurang menyenangkan terhadap pasangannya. Oleh karena itu, agar komitmen hubungan bisa berjalan harmonis, ada baiknya jika istri menghindari 5 sikap ini. Apa saja? 


1. Mengungkit masa lalu 


Terkadang istri suka mengungkit kesalahan suami di masa lalu, bahkan mungkin kesalahan saat masih pacaran. Ini biasanya muncul ketika istri merasa kalah saat adu argumen, atau ketika sikap suami sedikit berbeda daripada biasanya. Ayo kendalikan pikiran negatif dan berdamailah dengan masa lalu.


2. Membandingkan dengan mantan


Membandingkan suami dengan mantan pacar Anda adalah hal yang salah. Bayangkan jika Anda dibandingkan (dan bahkan dibilang lebih buruk) dari mantan pacar suami Anda, pasti sakit hati kan.


Maka jika Anda sering melakukan hal ini, stop sekarang juga dan cobalah untuk selalu melihat suami dari sisi positifnya.


3. Tidak mensyukuri pemberian


Di masa sulit seperti saat pandemi saat ini, penghasilan suami mungkin berkurang. Saat suami memberikan hasil jerih payahnya untuk menafkahi Anda dan si kecil, reaksi Anda justru tidak menghargainya. 


“Duh, sedikit banget ngasihnya. Uang segini enggak dapat apa-apa di supermarket!”.


Anda harus bersyukur dengan segala pemberian suami, karena senyuman dan rasa syukur bisa menjadi penyemangat suami untuk bekerja lebih giat lagi.


4. Sibuk main HP


Setelah suami pulang bekerja seharian, Anda tidak menyambutnya dan justru asyik bermain HP atau media sosial. Bahkan kesibukan main HP seharian ini membuat Anda tidak punya waktu untuk sekedar berbagi cerita dengan suami. Jangan sampai ini terjadi pada Anda. 


5.Menelantarkan Anak 


Terlalu sibuk bekerja atau mengurus hal lain, anak sendiri justru ditelantarkan. Kalau sudah urusan kesejahteraan anak, suami istri mudah terbakar emosi dan saling menyalahkan, sehingga pernikahan mudah retak. Prioritaskan si kecil di atas segalanya.

Related Posts