navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

5 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Pria Setelah Menikah


 5 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Pria Setelah Menikah


Banyak yang tidak menyadari kesalahan apa yang sudah dilakukan dalam pernikahan. Salah satunya bagi suami, seringkali pria melakukan kesalahan besar namun dirinya tidak menyadari.  Ini diantaranya:


1. Tidak Menunjukkan Empati


Bagian terpenting dalam hubungan salah satunya adalah empati. Wanita selalu menunjukkan empati lebih baik dari pria.


Namun pria lebih suka mencari masalah dari pada mendengarkan istrinya. Seringkali suami enggan mendengarkan keluh kesah sang istri.


2. Tidak Meminta Pendapat Istri


Hanya karena mencari uang sendiri suami melakukan pembelaan besar tanpa melibatkan istri.


Padahal meskipun menggunakan uangnya sendiri sang suami harus melibatkan istri dan meminta pendapatnya.


3. Menyembunyikan Masalah dan Perasaannya


Suami seringkali menyimpan masalahnya sendiri, merasa takut dianggap lemah, tidak berwibawa dan khawatir istrinya akan menganggap dia tidak hebat.


Padahal salah satu tujuan menikah agar semua hal bisa dipikul bersama dan saling bercerita tentang semua masalah terutama ketika memiliki beban hidup.


4. Selalu Mendominasi


Hanya karena suami memiliki tugas kepala keluarga dia selalu menunjukkan kekuasaannya dan selalu mendominasi.


Padahal menikah adalah bekerja sama saling melengkapi, saling peduli dan berkompromi.


5. Egois Secara Seksual


Suami cenderung egois ketika ditempat tidur dan tidak memperhatikan keinginan istri atau bisa jadi karena tidak tahu.

 

Istri ingin terjalin koneksi terlebih dahulu sebelum berhubungan seks, suami tidak sadar bahwa membuat istri terangsang lebih dahulu yang diinginkan.


Sedangkan suami tidak memikirkan perasaan istri dan keinginannya, yang terpenting dirinya sendiri merasa cukup.

Related Posts