navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

10 Penyakit Yang Akan Dialami Jika Sering Minum Air Es


 10 Penyakit Yang Akan Dialami Jika Sering Minum Air Es


Seiring dengan banyaknya penggunaan dispenser di rumah-rumah, konsumsi air es bisa dibilang jadi meningkat.


Ya, kini tak perlu repot membuat es batu, air es bisa keluar hanya dengan satup pencetan dispenser lagi.


Memang, minum air es itu segarnya bukan main.

Selain untuk mendorong makanan juga agar bisa melepaskan dahaga di siang hari.


Dan hal ini sudah menjadi kebiasaan sebagian orang Indonesia.

Terlebih jika santapan yang dimakan merupakan santapan pedas.

Air es menjadi cara agar rasa pedas bisa hilang.


Namun ternyata terdapat fakta bahwa meminum air es setelah makan dapat memicu dampak buruk bagi kesehatan tubuh.


Berikut 10 bahaya minum air es setelah makan:


1. Membekukan makanan berminyak


Ibarat sampah yang menyumbat di selokan, mengkonsumsi air es setelah makan juga akan memperlambat proses pencernaan.


Hal tersebut dikarenakan dinding usus yang menyempit, akibatnya tidak bisa menyerap makanan dengan baik.

Pada akhirnya gangguan proses pencernaan pun akan terjadi.


2. Memicu terbentuknya batu ginjal


Meminum air es atau es teh setelah makan akan memiliki dampak yang sangat bahaya bagi orang yang mempunyai resiko pembentukan batu ginjal,


Hal ini dikarenakan adanya kandungan zat oxalate dalam es teh

Zat oxalate adalah biang utama pemicu terbentuknya batu ginjal.


Minuman yang banyak direkomendasikan dokter biasanya adalah air putih, jus lemon, atau air dengan tambahan lemon.


3. Menyebabkan Pusing


Saat metabolisme tubuh terganggu, tubuh tidak bisa langsung beradaptasi ketika terjadi perubahan suhu yang mendadak tatkala kita minum es.


Akibatnya suplai oksigen ke organ-organ tubuh berkurang, termasuk ke otak.

Dampaknya, kita akan merasa pusing.


4. Perut yang Membuncit


Di dalam perut manusia terdapat bantalan lemak yang fungsinya untuk menghangatkan.

Termasuk menghangatkan air es yang masuk ke dalam tubuh.

Semakin banyak air es yang dikonsumsi, bantalan lemaknya juga akan bertambah.


Dari sinilah sumber perut buncit. Terlebih bila tidak diiringi dengan olahraga teratur. Tambah bantalan lemak, tambah buncit.


5 Begah


Ketika minuman dingin masuk ke tubuh, enzim di lambung akan bereaksi dengan suhu dingin.


Otot perut menjadi kram. Selanjutnya perut terasa kembung akibat munculnya gas dalam perut kita.


6. Membuat tubuh terus merasa haus


Hilangnya cairan secara cepat di tubuh adalah dampak dari minum air es.

Cukupi kebutuhan cairan tubuh kita dengan minum air putih.


Setelah berolahraga pun disarankan minum air putih agar kebutuhan cairan terpenuhi.


7. Memperlambat detak jantung


Rangsangan pada saraf vagus akibat minum air es bisa memperlambat kinerja jantung.


Saraf vagus memiliki peranan penting dalam kegiatan tak sadar tubuh, misalnya detak jantung.


8. Penyebab pembekuan di otak


Orang dengan riwayat migrain, berpotensi besar mengalami pembekuan otak.


Organ yang sangat sensitif terhadap suhu ini (otak), harus dipastikan tetap hangat.


9. Hilangnya nutrisi dalam tubuh


Agar suhu tubuh menjadi normal kembali sesudah minum air es, tubuh perlu kerja ekstra.


Karena energi tubuh banyak terpakai untuk mengatur suhu badan kita, nutrisi dari makanan yang kita konsumsi jadi tidak terserap secara optimal.


10. Memicu radang tenggorokan


Tenggorokan yang radang dikarenakan adanya lendir di lapisan kerongkongan.


Pemicu lendir tersebut adalah minuman yang terlalu dingin.

Related Posts