navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

Memblokir Mantan, Apakah Termasuk Memutus Tali Silaturahmi, Berikut penjelasannya !


 Memblokir Mantan, Apakah Termasuk Memutus Tali Silaturahmi, Berikut penjelasannya !


Memblokir Mantan bukan termasuk memutus tali silaturahmi,

Itu adalah salah satu ikhtiar untuk menghindarkan diri dari maksiat dari perzinahan.


Karena memang hubungannya harus diputuskan,

Kita tidak diperbolehkan berhubungan intens dengan orang lain yang belum halal bagi kita,

Sebab dibalik kata menjaga silaturahmi ada bisikan setan agar kembali menumbuhkan rasa yang belum waktunya.


Menjaga diri itu penting demi keselamatan diri kita,

Apalagi dengan orang-orang yang kehadirannya melemahkan iman kita,

Teman yang buruk saja Rasulullah perintahkan untuk tidak dijadikan sahabat karib, apalagi mantan.


Sudah cukup, tak usah tiba-tiba ngelike postingannya lagi, tak perlu dicari-cari lagi, semuanya sudah selesai.


Kalau dia masih mengejar-ngejar, jelaskan padanya bahwa ini adalah hubungan yang salah,

Atau diarahkan ke tempat ruqyah, memang inilah setan berwujud manusia, kerjanya hanya mengganggu keimanan orang lain saja.


Semoga kekhilafan kita, apapun itu di masa lalu, benar-benar Allah ampuni, karena penyesalan yang dalam atasnya, karena tak ada lagi keinginan kembali ke sana.


Sudahi, lepaskan, jangan dicari-cari lagi, tutup segala pintu yang menjerumuskan diri dalam kemaksiatan.


Jangan lagi taburkan pasir pada luka yang mulai mengering.


Related Posts