navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

Kesalahan-Sesalahan kaum Wanita yang Sering Dilakukan, Bahkan Sering Dianggap Sepele Padahal Dampaknya Sangat Besar


 Kesalahan-Sesalahan kaum Wanita yang Sering Dilakukan, Bahkan Sering Dianggap Sepele Padahal Dampaknya Sangat Besar


Potensi perempuan akan fitnah begitu besar. Penyebab nya, Allah SWT menciptakan wanita dengan indah dan menarik. Allah SWT menciptakan Hawa sebagai bagian dari Adam.


Ketika keluar dari rumahnya, ia akan menjadi daya tarik bagi siapapun yang melihatnya Ketika Islam datang, Allah memuliakan wanita. Islam memuliakan wanita. Hukum-hukum yang berkaitan khusus dengan wanita sangat banyak. Bahkan ada surat khusus, An-Nisa.


"Ada beberapa hal, hukum yang ditujukan khusus untuk wanita. Ini tujuannya bukan untuk mengekang wanita. Contoh perintah untuk menutup aurat, ini bukan mengekang kebebasan wanita. Ini untuk kebaikan mereka sendiri dan karena Allah menyayangi mereka," 


Syariat Islam ada untuk menjaga kemaslahatan kaum-Nya, tidak terkecuali bagi wanita. jika hukum-hukum yang ditujukan kepada wanita jumlahnya lebih banyak daripada pria. Peran seorang wanita pun besar dalam proses menciptakan wanita, sebanyak 75 persen. Wanita adalah sosok yang istimewa dan perlu dijaga sebaik-baiknya. Islam memberikan perhatian yang besar untuk itu.


dengan adanya berbagai macam aturan atau hukum bagi wanita Muslim, tidak menutup kemungkinan ada beberapa pihak yang berburuk sangka akan hal itu. Dianggapnya aturan yang ada malah mengekang dari kebebasan. 


Contoh pertama pelanggaran yang dilakukan wanita atas hukum Allah SWT adalah keluar rumah menggunakan parfum. Wanita Muslim dalam hukum Allah tidak diizinkan menggunakan parfum jika bepergian atau keluar rumah. Nabi SAW mengatakan, "Setiap kebanyakan mata melakukan zina, dan perempuan jika ia memakai wewangian kemudian lewat di suatu majelis maka ia yang begini dan begini. Artinya ia adalah wanita pezina."


Syariat ini bukan berarti wanita sama sekali tidak diizinkan menggunakan parfum. Wanita boleh menggunakan parfum, tapi dipakai di rumah saja. Karena, Islam mewajibkan umat- Nya menjaga kebersihan dan keindahan. Yang benar adalah natural saja dan dalam kondisi bersih.


"Pewangi pakaian sekarang ini juga ada parfumnya. Nah ini pilihlah yang wanginya natural, yang sekadar menghilangkan bau apek pada pakaian. Kita harus pintar pilih-pilih," 


Musibah kaum wanita kedua adalah ghibah atau ngerumpi. Dorongan untuk ngerumpi lebih besar pada wanita dibandingkan pria. Suatu hari Aisyah berkata tentang Sofia pada Nabi Muhammad SAW. Aisyah berkata bahwa Sofia itu pendek. Mendengar hal itu Nabi pun menegur dan berkata, 

"Sungguh engkau telah mengatakan suatu perkataan yang bila itu dicampur dengan air laut niscaya itu akan merusak air laut itu."


Mendengar ini Sahabat berkata, "Apa yang terjadi bila apa yang kita sebutkan memang ada pada diri seseorang itu?" Nabi pun menjawab, 

"Kalau betul-betul ada maka engkau telah mengghibahinya, tapi kalau tidak ada maka engkau telah menyebarkan fitnah."


Kelemahan wanita terletak pada lisannya. Selain membicarakan orang lain, mendengar ghibah juga dilarang. Seseorang yang kebetulan berada di suatu tempat, lalu di dekatnya ternyata ada yang sedang berghibah dan ia tidak pindah, ia akan terkena dosanya.


Yang harus dilakukan seseorang saat mendengar ada yang berghibah adalah menghentikannya. Jika dirasa tidak memiliki kemampuan untuk itu, ia harus meninggalkan tempat ghibah itu. Ghibah saat ini lebih canggih dan mudah dengan adanya sosial media.

Grup-grup WA, Facebook, dan yang lain menjadi sarana lain berghibah. Ghibah di dunia maya ini juga berbahaya. Berdiam di dalamnya tanpa menghentikan, juga akan terkena dosa. "Kalau perihal ghibah ini pernah terjadi pada Aisyah, apakah tidak menutup kemungkinan terjadi pada diri kita?" 


Bahaya seorang Muslimah lainnya adalah Tasyabbuh dengan laki-laki atau bersikap kelaki-lakian. Allah menciptakan perempuan dengan kodratnya, hal ini jangan dilangkahi atau menyalahi kodrat yang ada. Setanlah yang menghendaki kita mengubah yang diberikan dan diciptakan Allah.


Dalam HR-Bukhari disebut, "Rasul melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki." Larangan ini ditegaskan lagi dalam Hadis Abu Hurairah, "Rasulullah melaknat wanita yang memakai pakaian untuk laki-laki, dan laki-laki yang memakai pakaian untuk wanita."


Bahaya keempat, yakni meratapi jenazah utamanya saat terkena musibah. Wanita lebih gampang meratap dan merasa sedih yang lebih dalam dibandingkan pria. 


Bahaya terakhir adalah banyaknya wanita-wanita yang meminta cerai pada suami tanpa alasan. Alasan yang diberikan oleh sang istri ini bukan sesuatu yang jelas atau terkesan dibuat-buat.



Wanita saat ini semakin berani karena punya penghasilan dan merasa mapan. Banyak wanita yang merasa dirinya sejajar bahkan di atas dengan suaminya. Karena hal ini, ia terkadang tidak segan-segan dalam memberikan ultimatum dan meminta cerai tanpa menyadari akibatnya.


Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Siapa saja wanita yang meminta (menuntut) cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan maka diharamkan bau surga atas wanita tersebut. "Dalam hadis lain menyebutkan Rasul bersabda, "Para istri yang minta cerai ada lah wanita-wanita munafik."


Ucapan Nabi ini termasuk ancaman yang berat dan besar. Dalam Islam, kedudukan seorang suami sangat besar dan tinggi. Salah satu kewajiban wanita Muslim yang telah menikah adalah menaati suaminya. Maka, permintaan cerai tanpa alasan yang dibenarkan adalah hal yang melanggar kewajiban itu.


Nabi pernah berkata, "Seandainya aku boleh menyuruh seorang manusia sujud kepada seorang manusia lainnya, maka aku akan suruh seorang wanita sujud pada suaminya." Ini menunjukkan betapa besar kedudukan suami yang harus diperhatikan oleh seorang wanita dan istri.


Wanita ini sebetulnya gampang masuk surga. Salah satunya lewat suami, jika ia mampu menjalankan kewajibannya dengan baik dan benar. Nabi berkata, 

"Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: "Masuklah ke dalam surga dari pintu mana pun yang kau mau."



Related Posts