navigation: { postpage: 3, numpage: 3, prev: '‹', next: '›', totalpage: '/' }, relatedpost: { image:false, num:4, noimage: 'https://1.bp.blogspot.com/-fcqYJ8sOUtw/X0zEQsZWkVI/AAAAAAAAI24/hAq1jqHHAhYIZoRqkSsdlh3QBBfYcYAwgCLcBGAsYHQ/s150/fiksioner-no-image.png' }, relatedpostMiddlePost: { num: 4, text: 'Related:' } } //]]>

Foto Epicnya saat Demo Viral, Ini Sosok Gadis yang Orasinya Berapi-api


 Foto Epicnya saat Demo Viral, Ini Sosok Gadis yang Orasinya Berapi-api


aksinya berorasi menjadi sorotan netizen.


Sosok perempuan yang berorasi mengkritik kebijakan pemerintah ini viral di media sosial.


Sebuah video yang merekam momen ketika seseorang pendemo perempuan berorasi di aksi demo tuntut pencabutan UU Cipta Kerja viral media sosial.


Video ini diunggah di Twitter oleh seseorang dengan akun Twitter @hamdan_hamsya.


Ia mengunggah video ini pada Rabu (7/10/2020), saat ini video unggahan akun @hamdan_syah ini telah meraup 83,5 ribu suka, 26,1 ribu retweet, dan 1,6 ribu tweet kutipan dari warganet.


Pengunggah video ini menuliskan caption, "Mba awkarin, mba Najwa Shihab Mata Najwa, pak Haris Azhar, pak Polisi bantu cariin mba ini. Mau bilang terimakasih telah mewakilkan," tulisnya.


Dalam video unggahan tersebut, terlihat sesosok pendemo perempuan berkaos hitam yang sedang berdiri di tengah-tengah kerumunan massa sedang memegang pengeras suara. Ia pun kemudian berorasi dengan berapi-api mengkritik kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat.


Di video tersebut juga terdapat sebuah tulisan 'Tendangan dibalas dengan tendangan, darah dibalas darah. Hidup mahasiswa. Hidup perempuan yang melawan. Hidup rakyat,' tulis pembuat video.


Pendemo ini menyuarakan aspirasinya dengan kalimat-kalimat yang mengundang perhatian publik, "Tendangan dibalas tendangan, darah dibalas dengan darah," ucapnya di awal orasi.


Ia berkata bahwa negara ini awalnya merupakan negara yang berpancasila, namun saat ini negara ini sudah berubah menjadi pancasalah.


"Negara kita yang katanya negara Pancasila, sekarang menjadi negara Pancasalah," ujarnya.


Ia kemudian menyebutkan dengan lantang sila-sila tersebut.


Satu ketuhanan yang maha Ormas, 

Dua kemanusiaan yang adil bagi para birokrat,

Tiga Persatuan para investor, 

Empat kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat penindasan dalam permusyawaratan kediktaktorian, 

Lima keadilan sosial bagi seluruh rakyat kelas atas," teriaknya.


Di akhir orasi perempuan berkaos hitam ini, para pendemo lainnya pun bersorak mengapresiasi orasi tersebut.


Video ini pun menuai banyak respon dari publik. Banyak dari warganet yang memuji sosok perempuan pendemo ini.


Tak lama foto epic-nya saat berorasi di depan kepulan asap yang mengangkat tangan sambil mengapit rokok pun viral. 


"aku gatau kamu siapa, tapi kamu keren," tulis akun @psychoonesian.


Selain itu, akun @donnyrgpratama juga turut menuliskan komentarnya,"di kanan dan kirimu (suara lantang megaphone dan sebatang rokok) merupakan ekspresi dari kemerdekaanmu".


Diketahui jika sosok perempuan pendemo yang dengan lantang mengutarakan orasinya ini bernama Nabila Syadza atau yang kerap dipanggil Sasa.


Sejumlah netizen yang mengenalnya, sosok perempuan tersebut merupakan mahasiswa asal Makassar yang berkuliah di Universitas Hasanuddin.


"Panjang umur perjuangan, panjang umur perempuan yang melawan... Ini salah satu junior di kampus unhas...," ujar akun @dedy_munardy.

Related Posts